Gubernur Jenderal PNG : “PNG menghormati kedaulatan wilayah dan integritas Indonesia dan tetap mengakui bahwa Propinsi Papua Barat dan Propinsi Papua adalah wilayah dari NKRI”

West Papua

Pasca Public Hearing di Kongres Amerika Serikat (AS) pada akhir September 2010 lalu, yang menegaskan Kongres AS tetap mendukung penuh status politik Provinsi Papua sebagai bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan sangat tidak mendukung gerakan Papua merdeka. Artinya, yang perlu dilakukan terhadap permasalahan Papua bagaimana suatu policy dapat membangun Papua bukanlah saling “jotos” diantaranya internal masyarakat Papua.

Bergulirnya Era Reformasi dan demokratisasi di seluruh  Tanah Air  di akhir tahun 1990-an atau diawal tahun 2000-an banyak pembenahan atau perbaikan yang telah terjadi. Pemerintah Indonesia (pemri) sekarang ini menyadari nilai nilai kemanusiaan, hak demokrasi masyarakat sehingga diterapkan kebijakan kebijakan  yang  layak untuk didukung. Perbaikan perbaikan terus  diperjuangkan dan diterapkan lewat kebijakan-kebijakan pemerintah Indonesia agar nilai nilai kemanusiaan  dapat terwujud diseluruh Indonesia termasuk di Papua. Saat Kongres  AS  tahun 2000, Papua meminta untuk merdeka, tetapi  dari hasil  Kongres  AS  itu pemerintah Indonesia akhirnya memberikan Otsus bagi Papua.

Dunia internasional mendukung dan mengakui bahwa Papua merupakan integrated part of Indonesia berdasarkan Pepera 1969 serta adanya New York Agreement (NYA). Integrasi Papua sudah final, karena itu negara-negara di dunia sangat respect terhadap kedaulatan masing-masing negara termasuk Indonesia dalam menyikapi kebijakan terhadap Papua.

Salah satu bentuk dukungan negara terhadap Papua bagian NKRI berasal dari negara tetangga Papua New Guinea (PNG) melalui Sir Paulias Matane, Gubernur Jenderal PNG, dalam pertemuan dengan Dubes RI untuk PNG, Andreas Sitepu pada Oktober 2010 yang lalu, yang memberikan pernyataan resmi dengan mengatakan antara lain :

  • Mengharapkan kepada Dubes RI yang baru dapat meningkatkan hubungan bilateral diantara kedua Negara seiring dengan bertambahnya usia hubungan kedua Negara yang tahun ini berusia 35 tahun.
  • PNG menghormati kedaulatan wilayah dan integritas Indonesia dan tetap mengakui bahwa Propinsi Papua Barat dan Propinsi Papua adalah wilayah dari NKRI.
  • PNG tidak akan tinggal diam terhadap setiap kegiatan yang melanggar hukum Indonesia terkait dengan masalah tersebut.
  • Menghimbau kepada kedua Negara untuk meneruskan kerangka kerjasama bilateral yang sudah ada termasuk dasar-dasar kesepakatan mengenai perbatasan, perjanjian saling menghormati, persahabatan dan kerjasama, Joint Ministrial Meeting, pertemuan terkait masalah perbatasan, Joint Border Committee dan Border Liaison meeting (JBC/BLM) untuk terus diintensifkan dan dibawa kepada tingkat yang lebih tinggi untuk kepentingan jangka panjang bagi kedua negara.
  • Daerah otonom dalam bingkai NKRI bagi Papua merupakan pilihan yang tepat dimana  orang Papua bisa mendapat kesempatan untuk mengangkat hak- haknya dan menikmati pembangunan serta dapat meraih nilai nilai kesejahteraan bagi rakyat Papua. Otonomi khusus (Otsus) merupakan sebuah jawaban terhadap dunia internasional yang menyoroti Papua bahwa Pemri benar-benar serius memperhatikan Papua.

Dengan demikian, sudah jelas bahwasannya pemerintah PNG tidak mendukung dan tidak membenarkan tindak separatisme di Indonesia apalagi apabila hal tersebut masuk ke daerahnya, dalam hal ini perbatasan PNG-Papua yang rawan lintas tapal batas. Langkah yang diambil pemerintah PNG dalam menindak pengungsi Papua di Vanimo pada 24 Januari 2011 adalah tepat karena mereka tidak jelas dalam dokumen imigrasi, sehingga bisa disebut ‘penyusup’ atau imigran gelap yang melintas negara tanpa izin resmi alias illegal passing. Tindakan yang dilaksanakan tersebut sebagai upaya ketegasan pemerintah PNG agar tidak terjadi keresahan di masyarakat PNG dengan kehadiran ‘penyusup’ di perbatasan.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s