Profile Jacob Rumbiak

Jacob Rumbiak (JR) yang berasal dari Biak, Papua Barat merupakan seorang tokoh separatis Papua yang pernah dipenjara dan satu sel dengan Xanana Gusmao. Setelah bebas, John Rumbiak melarikan diri ke Australia sebagai pengungsi dan menikah dengan wanita Australia keturunan Israel. Dia mengklaim dirinya sebagai seorang Doctor akan tetapi belum ditemukan adanya bukti yang mendukung pengakuannya tersebut. JR, disinyalir juga memiliki gangguan mental sebagaimana terindikasi dari kasus penangkapan terhadapnya oleh kepolisian Jepang dan Australia atas tuduhan melakukan tindakan tidak senonoh didepan umum. Dalam melakukan aksi protes menuntut kemerdekaan Papua, JR dibantu oleh Morris Kaloran/MK (teman sekolahnya di Australia) dan telah memperkenalkan MK  ke Organisasi Kemerdekaan Maluku/The Molucan Independence Organization yang berada di Australia dan Eropa.

JR juga terlibat dalam penyelundupan warga Papua Barat (people smuggling) ke Australia pada tahun 2005/2006. Selain ke Australia, JR juga menyelundupkan manusia ke Vanuatu. Di Vanuatu,  JR dan MK telah membangun jaringan dengan The Port Vila Town Council of Chiefs, The VETE Indigenous Association, some members of Parliaments, Members of the Police Force and the Vanuariki Council of Chiefs.

Awal tahun 2008, Ketua Asosiasi VETE, David Richard Vandanmanu dan Ketua Dewan Kota Port Vila, John Tarilama mengunjungi komunitas warga Maluku di Belanda yang diatur oleh Messers Rumbiak dan MK. Dalam kesempatan tersebut, mereka berjanji untuk berjuang mempengaruhi pemerintah Vanuatu agar mendukung perjuangan komunitas warga Papua Barat dan Maluku yang berada di Belanda. Dengan begitu, mereka berharap memperoleh bantuan dana dari organisasi warga Maluku dan Papua Barat yang tinggal di Belanda untuk mendukungnya dalam pemilu mendatang.

Pada Juli 2008, West Papuan Peoples Representative Office (WPPRO), di Port Vila, Vanuatu mengadakan pertemuan guna membahas rencana Pertemuan Tingkat Tinggi Pemimpin Papua Barat pada akhir tahun 2008 mendatang. Dalam kesempatan tersebut, JR dan MK mendesak untuk melakukan joint meeting antara West Papuan and Molucan serta menobatkan JR dan beberapa pemimpin kelompok Maluku menjadi Ketua. Rencana penobatannya akan dilakukan oleh Ketua Dewan Maraki Vanuariki  pada 16 Nopember 2008 mendatang.

Sebagaimana diketahui VETE Indegenous Association sebagai kelompok yang bertanggungjawab dalam penyebaran Black Birding Issue, the South Seas Islanders Issues dan  The Efate Land Issue. VETE memiliki jaringan dan hubungan dekat dengan birokrat, kepolisian  dan pejabat pemerintah seperti MK serta politikus lainnya yang berasal dari daerah the Nakanmanga (Ngunesa) dan berdialek Tongoa. Pada tahun 2006 VETE sukses menjadi Ketua Dewan Maraki Vanuariki untuk menguasai seluruh aktifitasnya di Efate dan tanpa melalui Vanuatu. Jadi jelas bahwa sebagai Ketua Dewan, VETE telah menyesatkan publik karena tidak semua warga Tongoa akan mendukung segala bentuk ide atau aksi VETE. Keterkaitan hubungan antara VETE Indegenous Association dan MK dengan  organisasi yang dipimpin oleh JR (The West Papuan National Authority/WPNA) dan kelompok Separatis Maluku lebih didasari oleh alasan keuangan, politik dan kerjasama dalam menerapkan taktik seperti teroris.

Dalam  hubungan Keuangan, VETE mencoba untuk kembali mencalonkan beberapa kandidat dalam pemilu Vanuatu yang ke-4 dan kemudian mereka memanfaatkan dana tersebut untuk membayar biaya pengadilan dan prosesnya dengan mengklaim lahannya yang berada di Efate. Taktik teroris yang dilakukan VETE seperti yang dilakukan militer dalam menguasai  daerah. Kita hanya ingin melihat Fiji, Kepulauan Salomon dan Bougain Villa untuk memahami kondisi tersebut. Banyak diantara kelompok separatis Maluku menjadi Komandan dalam Angkatan Bersenjata Belanda dan mereka tinggal di Holland. Sehingga sangat mudah bagi anggota VETE untuk memperoleh latihan taktik teroris, sabotase dan pengeboman dari mereka. Kita harus ingat bahwa Vanuatu dapat menjadi sasaran serangan teroris.

Sejak JR memandang rendah organisasi yang dimilikinya, dia berharap dapat memperoleh dukungan dari Vanuatu untuk menaikan kredibilitasnya sebagai seorang pemimpin Papua Barat. JR dan MK telah banyak menyesatkan orang untuk mencapai tujuannya dan MK akan memperoleh keuntungan secara finansial seperti keponakannya Karina Kaloran yang telah memiliki toko alat-alat musik yang dibiayai semuanya oleh kelompok Maluku.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s