Pepera 1969 sah : Sesuai hati nurani rakyat Papua

Dinamika politik di Papua dan Papua Barat yang akhir-akhir ini telah mengalami  peningkatan suhu terhadap tuntutan keabsahan Pepera 1969 serta referendum Papua lepas dari NKRI terjawab sudah.

Salah satu saksi Pepera, Jakob Rumpaidus (Anggota Dewan Pepera/saksi pelaksanaan Pepera), mewakili tokoh-tokoh Veteran Biak, di Hotel Acacia Jakarta, Senin (15/8) mengatakan “pelaksanaan Pepera tidak ada masalah dan dinyatakan sah, kemudian dikukuhkan dengan undang-undang, karena saat itu dilaksanakan sesuai dengan hati nurani rakyat Papua, dengan maksud untuk menyatukan Indonesia dari sabang sampai Merauke”.

“Sidang Umum PBB untuk menentukan keabsahan Pelaksanaan Pepera diikuti oleh 84 negara, 54 negara menyatakan setuju, 30 negara menyatakan abstain (tidak bersuara); sedangkan 5 negara tidak hadir. Pelaksanaan Pepera disaksikan oleh utusan PBB dan utusan dari negara Belanda, sehingga tidak ada rekayasa dan pemaksaan, tetapi dilaksanakan secara demokratis”, jelasnya.

Selain itu, Jakob Rumpaidus menjelaskan, karena kondisi geografis Papua saat itu sulit untuk dilakukan one man one vote, maka satu-satunya jalan terbaik dilakukan musyawarah dengan menunjuk wakil-wakil masyarakat Papua dari tiap-tiap kabupaten sampai kecamatan, dipilih secara selektif sesuai dengan pilihan rakyat dari berbagai suku-suku pantai sampai wilayah pegunungan. Kemudian wakil-wakil tersebut duduk di dalam Dewan Penentuan Rakyat, untuk melaksanakan musyawarah.

Menjawab pertanyaan bahwa akhir-akhir ini di Papaua sering terjadi aksi yang menanyakan keabsahan Pepera, Jakob mengatakan “saat ini, sosialisasi pelaksanaan Pepera terhadap generasi muda Papua dinilai masih kurang, sehingga generasi muda tidak memahami sejarah, maksud dan tujuan dilaksanakannya Pepera 1969”.

“Masyarakat Irian Barat pada saat itu merasa tertindas oleh penjajahan Belanda, sehingga banyak pemuda Papua melarikan diri ke Indonesia, kemudian mendesak untuk dilaksanakan jajak pendapat agar lepas dari kolonial Belanda”, imbuhnya.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s