MTQ NASIONAL XXIV KOTA AMBON

Perhelatan MTQ Nasional di Ambon diharapkan menjadi wahana semua golongan umat beragama dalam memperkuat modal sosial bangsa dan toleransi untuk saling menghormati satu sama lain. “Sukses MTQ ini akan menjadi cermin kerukunan beragama di Ambon, Maluku yang layak menjadi contoh kita semua, sekaligus kekuatan modal sosial bangsa dan toleransi kita,” kata Menag Suryadharma Ali ketika menyampaikan sambutan MTQ Nasional ke 24 di Lapangan Merdeka, Ambon, Maluku, Jumat (8/6) malam.

MTQ Nasional diikuti 5.000 peserta dari kafilah kafilah 33 provinsi se Indonesia yang digelar tanggal 8-15 Juni 2012. Cuaca mendung dan hujan deras yang mengguyur kota Ambon tidak menghalangi antusiasme warga menghadiri perhelatan akbar tersebut. Saat pembukaan acara yang berlangsung khidmat hujan pun berhenti dan cuaca berganti cerah mengiringi warga Ambon Manise yang kini terus merajut kerukunan bersama. Masyarakat Kota Ambon, Maluku antusias menyaksikan pembukaan MTQ Nasional XXIV oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono bersama sejumlah pejabat di Lapangan Mardeka setempat. Presiden dalam sambutannya sangat mengapresiasi persiapan MTQ Nasional di Kota Ambon, karena dilaksanakan secara bergotong-royong oleh semua lapisan masyarakat dari berbagai agama. “Saya sangat terharu, teduh dan bermohon kepada Allah SWT supaya masyarakat kita di Ambon mendapat ridhaNya,” katanya. Menurut Presiden, Ambon merupakan daerah pusat perkembangan peradaban dan pertumbuhan ekonomi Indonesia bagian Timur, dan pelaksanaan MTQ diharapkan dapat meningkatkan kualitas kehidupan umat beragama di daerah itu dan juga di Indonesia.
Tema MTQ Nasional yang diangkat kali ini, menurut Presiden, sangat tepat dalam kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara, dan merupakan tekad bersama untuk mewujudkannya. Toleransi kehidupan beragama sudah ditunjukkan dengan sangat erat oleh masyarakat Ambon yang majemuk, karena persiapan pelaksanaan MTQ Nasional tak terlepas dari hasil gotong-royong seluruh umat beragama. “Terimalah ucapan terima kasih saya, karena kerukunan umat beragama di Kota Ambon ini semakin baik dan harmonis. Kearifan lokal menjadi perekat masyarakat Ambon,” katanya.

Menteri Agama, Suryadharma Ali menegaskan, suksesnya penyelenggaraan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXIV Tingkat Nasional di Ambon 8-15 Juni 2012, berdampak besar mengubah pandangan dunia internasional terhadap kiprah bangsa Indonesia, terutama menyangkut kerukunan umat beragama. “Suksesnya penyelenggaran MTQ 2012 dalam nuasan persaudaraan dan kerukunan antarumat beragama, memberikan dampak positif tidak hanya di tanah air, tetapi juga di manca negara,” ujar Menag Suryadharma Ali, salam sambutannya saat penutupan kegiatan tersebut di Ambon, Jumat malam. Dia menegaskan, banyak wartawan asing yang datang ke Ambon untuk meliput pembukaan MTQ oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, menyaksikan sendiri kebersamaan masyarakat di Ambon dalam menyambut perhelatan kegiatan akbar itu, dan mengulasnya di berbagai media internasional.
“Kesaksian para jurnalis asing yang mengulas tentang keberagaman dan kerukunan umat beragama dalam pelaksanaan MTQ di Ambon, di berbagai media internasional, sekaligus berdampak menghapus anggapan bahwa bangsa Indonesia merupakan salah satu bangsa yang memperlakukan diskriminasi kepada suku atau agama minoritas,” tandas Menag. Menag menegaskan, selama penyelenggaraan MTQ di Ambon, 8 – 15 Juni, dapat terlihat kebersamaan dan persatuan dari seluruh komponen agama, bahu membahu dan bergandengan tangan mewujudkan perdamaian serta persatuan dan persaudaraan yang tidak bisa terlupakan.

Dalam konteks kehidupan beragama, menag berharap MTQ di Ambon dapat menjadi peristiwa yang menandai adanya harapan baru untuk membangun bangsa dan negara dalam suasana aman, damai serta penuh kebersamaan dan persaudaraan. “Saya berkeyakinan kehidupan beragama yang kondusif berimplikasi positif terhadap upaya kita memajukan bangsa dan negara di semua bidang kehidupan,” ujarnya. Sedangkan dalam kerangka pembangunan bangsa, tambah Menag Suryadharma Ali, kesadaran beragama harus menjadi landasan spiritual dan moral masyarakat dalam menghadapi perubahan menuju hari esok yang lebih baik. “Berbagai masalah yang mendera bangsa ini akan dapat kita atasi bersama dengan kelapangan jiwa serta keimanan yang sungguh kepada Allah di dalam diri masing-masing umat,” ujarnya. Keimanan yang sungguh, ujarnya, akan melahirkan optimisme dan kearifan untuk menemukan solusi terbaik dari semua masalah yang dihadapi. Selain itu pendidikan karakter dengan penanaman nilai keimanan dan akhlak mulia yang merasuk ke dalam jiwa, perlu menjadi perhatian orang tua maupun para guru di sekolah.

Sementara Gubernur Maluku Albert Ralahallu menyatakan melalui MTQ Nasional di Ambon membuktikan Maluku tidak lagi sebagai daerah konflik.”Maluku melalui MTQ ini telah menjadi laboratorium perdamaian buat kita semua di Ambon dan bangsa ini,” cetus Albert.
Setelah melaksanakan berbagai macam perlombaan Provinsi DKI Jakarta berhasil meraih juara umum MTQ Nasional ke-24 di Kota Ambon, Maluku. Disusul Provinsi Banten, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Sumatera Barat, Nusa Tenggara Barat, Jawa Timur, Riau, Kalimantan Selatan dan Provinsi Maluku selaku tuan rumah. 10 besar peraih medali pada 7 cabang serta golongan yang dilombakan selama sepekan di provinsi seribu pulau itu, diumumkan saat penutupan MTQ Nasional, di bacakan ketua Dewan Hakim Nasional Prof.Dr. Said Agil Al-Munawar dihadapan seluruh kafilah yang dihadiri langsung Wakil Presiden RI bersama Ibu Herawati Budiono serta Menteri Agama Suryadarma Ali dan Mentri Pendidikan Nasional Muhamad Nuh.
Dalam Amanatnya, Wakil Presiden RI, Budiono, menyampaikan penghargaan kepada masyarakat Ambon serta Maluku secara kesuluruhan telah menyelenggarakan even nasional itu dengan aman dan sukses. “Penghargaan yang tinggi kita sampaikan kepada masyarakat Ambon dan seluruh masyarakat Maluku yang telah menunjukan tauladan sempurna dari kebersamaan sehingga peristiwa besar ini menjadi kenyataan, saya berharap MTQ Nasional di Kota Ambon ini memberikan kesan indah bagi seluruh peserta untuk dibawa pulang, juga kesan betapa ramah masyarakat Ambon dan Maluku kepada saudara-saudaranya yang datang dari berbagai penjuru tanah air,” tuturnya, Jumat (15/6) malam.

Wakil Presiden Budiono juga berpesan kepada pemenang lomba, agar tidak larut dalam kegembiraan serta tidak putus asa dalam kegagalan. “Yang berhasil menjadi juara, janganlah larut dalam kegembiraan sehingga lupa melanjutkan peningkatan diri, yang belum berhasil jangan jatuh didalam keputusasaan yang dapat mematikan semangat untuk berprestasi,” harapnya.
Pelaksanaan MTQ Nasional di Kota Ambon sejak 8 hingga 15 Juni 2012, berjalan aman dan sukses dan menurut rencana MTQ Nasional ke-25, tahun 2014 mendatang, berlangsung di provinsi Kepulauan Riau.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s