Benny Wenda Kembali Memberikan Mimpi Bagi Papua

msg2

Berita tentang seorang anak Papua yang mengkalim sebagai aktivis Papua merdeka, Benny Wenda kembali menghiasi media-media di dunia maya atau cybermedia. Setelah gagal meminta dukungan untuk mendapatkan dukungan negara-negara barat seperti Pemerintah Inggris, AS, New Zeland bahkan Australia agar mendukung perjuangan Papua merdeka, Benny Wenda tidak patah arang, selain menggunakan ILWP dan IPWP-nya, kali ini sang aktivis Papua merdeka melakukan pembohongan kembali terhadap masyarakat Papua dengan memberikan ”mimpi” Papua akan segera lepas dari Indonesia dengan melakukan kunjungan ke negara-negara Melanesia.

Gagalnya dukungan dari negara-negara Eropa dan Amerika membuat Benny Wenda berpaling kembali ke negara-negara Melanesia dengan melakukan kunjungan ke PNG di bulan Maret 2013, namun hingga saat ini hanya mendapat dukungan dari tokoh-tokoh politik atau partai kecil saja, bukan sebuah pernyataan resmi dari Pemerintah atau negara manapun. Strategi berikutnya untuk melakukan sebuah ”penipuan” terhadap rakyat Papua, dalam kunjungan tersebut didampingi pembuat film dari Inggris Dominic Brown tinggal bersama di rumah pengungsi West Papua, untuk mendengar penderitaan pengungsi, menyampaikan pesan-pesan perjuangan serta membahas agenda-agenda perjuangan bangsa Papua untuk memutarbalikan fakta keberhasilan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan di Papua.

Sebuah kenyataan telah membuktikan bahwa West Papua atau Papua Barat bukanlah sebuah bangsa yang sedang berjuang untuk merdeka, terbukti pada KTT khusus negara negara Melanesia Spearhead Group (MSG) saja West Papua tidak di terima sebagai anggota, namun justru Pemerintah RI mendapat kepercayaan dari MSG sebagai Observer pada Foreign Ministerial Meeting (FMM) dan Leaders Meeting (Summit) MSG, ini berarti negara-negara Melanesia mengakui bahwa Papua merupakan bagian dari Indonesia.

Dalam pertemuan bilateral antara delegasi RI dengan Fiji beberapa waktu lalu, menteri luar negeri Fiji Ratu Inoke Kubuabola menyampaikan ”Papua merupakan bagian dari Negara Indonesia, sehingga jika ada masyarakat dari Papua yang mengajukan untuk masuk sebagai peninjau MSG, itu merupakan wakil dari Negara Indonesia”. Ini membuktikan Pemerintah Fiji juga mengakui bahwa Papua masih merupakan bagian yang sah wilayah Indonesia.

Hal senada juga disampaikan oleh PM Australia Julia Gillard saat mengikuti pertemuan di Gedung Parlement Northern Territory di Darwin yang menyampaikan mendukung kedaulatan NKRI dari Sabang sampai Merauke. Dukungan Papua bagian yang sah dari wilayah Indonesia juga disampaikan oleh Duta Besar AS untuk Indonesia, Scot Marciel, menegaskan bahwa Amerika Serikat mengakui bahwa Papua adalah bagian yang tak terpisahkan dari NKRI dan berkomitmen terhadap peningkatan peluang ekonomi dan pengembangan institusi-institusi sosial politik.

Seiring dengan berkembangannya tingkat kecerdasan dan kepandaian masyarakat Papua, opini-opini yang dibangun Benny Wenda tentang Papua akan merdeka dalam waktu dekat, saat ini sudah diabaikan oleh masyarakat Papua, hanya sebagian kecil saja yang masih percaya terhadap ”bualan” Benny Wenda. Masyarakat Papua lebih berkonsentrasi bagaimana membangun Papua dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, bukan mengikuti mimpi-mimpi yang hanya menghabiskan waktu dan tenaga. Mungkin butuh seorang Ondoafi untuk membangunkan Benny Wenda dari mimpinya, dan mengajak untuk bersama-sama membangun Papua dalam damai.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s