Rakyat Papua Butuh Kesejahteraan Bukan Kemerdekaan

Kegiatan Masyarakat Papua berjalan dengan normal

Kampanye Papua segera merdeka oleh aktivis Papua, Benny Wenda cs membuat kecemasan bagi rakyat Papua, pasalnya rakyat Papua hanya ingin peningkatan kesejahteraan, pelayanan kesehatan dan pendidikan yang maju, bukan dilibatkan untuk mempermasalahkan status Papua. ”Papua itu sudah merdeka, sekarang bagaimana generasi muda Papua mengisi kemerdekaan dan membangun Papua” ucap salah satu Tokoh masyarakat Biak Numfor, Frans Ronsoumbre.

Munculnya provokasi oleh kelompok separatisme akhir-akhir ini semakin mengkhawatirkan, baik di dalam maupun diluar negeri. Aktivitas tersebut justru merugikan masyarakat Papua, karena hanya sebagian kecil saja yang sepaham bahwa Papua masih belum merdeka, dan sebagian besar rakyat Papua menyayangkannya, Pepera 1969 sudah sah, itu adalah bukti bahwa Papua sudah merdeka sejak dulu.

Munculnya pemberitaan tetang kampanye Papua merdeka di berbagai media, berdampak pada banyaknya pengamat yang memperkirakan Papua bakal lepas dari NKRI. Tanda-tanda kearah itu sudah sangat jelas. Mereka saat ini ditengarai sudah memiliki sponsor yang siap mendukung kemerdekaan wilayah di timur Indonesia ini, bahkan Papua saat ini sudah sangat siap untuk lepas dari Indonesia.

Para pendukung OPM sebenarnya sangat kecil secara internasional namun pengaruhnya dan cara-cara mereka, mengesankan seolah OPM dapat dukungan mayoritas masyarakat internasional. Inilah keberhasilan opini yang mereka bangun. Dan nampaknya masalah separatisme di Indonesia tidak dapat hanya ditangani oleh satu lembaga atau satu departemen saja. Perlu adanya kerja sama antar aparat pemerintah baik sipil maupun militer dalam menangani separatisme, termasuk para tokoh adat, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Pemerintah dalam menyelesaikan masalah selalu mengedepankan pemerataan keadilan dan kesejahteraan secara merata tetap dikedepankan untuk bersama-sama membangun Papua. Karena tanpa pendekatan peningkatan kesejahteraan dan membangun komunikasi yang baik, maka pemerintah tidak akan pernah tahu keinginan kelompok tersebut. Kita berharap agar kelompok separatis OPM segera sadar, bahwa apa yang diperjuangkan rakyat Papua sebenarnya adalah peningkatan kesejahteraan dan keadilan bukan kemerdekaan seperti keinginan OPM. Karena kemerdekaan saat ini sudah dimiliki oleh bangsa Indonesia termasuk yang di Papua. Sehingga arti kemerdekaan saat ini adalah kebebasan untuk mendapatkan kesejahteraan bagi rakyat Papua.

Perlunya masyarakat Papua merebut ilmu pengetahuan dan keahlian di bidang tehnologi, sehingga bila pemberdayaan Sumber Daya Manusia (SDM) sudah dikuasai rakyat Papua, maka Sumber Daya Alam (SDA) tentu dapat dikelola oleh rakyat Papua sendiri dengan pedoman pada otonomi daerah, sehingga tidak tergantung pada tenaga asing. Oleh karena itu, yang ditunggu masyarakat Papua, adalah Pemerintah, aparat keamanan mencari jalan penyelesaian dengan tetap mengedepankan peningkatan kesejahteraan rakyat yang memiliki wawasan kebangsaan dan nasionalisme dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

1 Comment

  1. Saya sungguh menyayangkan kalo papua harus lepas dari NKRI.masyarakat papua lah yang harus berjuang untuk pembangunan papua sendiri.karna banyak pemuda/i papua yg punya otak pintar.tapi tidak mereka perguna kan.sebelum nya maaf,saya suka dengan budaya,wilayah apa pun yang ada di papua.tapi saya takut untuk datang kesana.kalo disana masyarakat nya aman,tidak ada keributan pasti banyak orang yg datang buat usaha disana.dan pasti nya papua akan maju


Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s