1 Desember, Papua Aman !

ImageSeperti tahun-tahun sebelumnya, ketika menjelang 1 Desember yang merupakan peringatan HUT Papua merdeka, situasi Papua bergolak. Namun tidak untuk di tahun 2013 ini, walaupun ada kegiatan peringatan HUT Papua merdeka yang dilakukan oleh sebagian masyarakat, Papua tetap aman dan tidak ada situasi yang mengganggu kegiatan rutinitas masyarakat Papua.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Sutarman mengatakan kondisi Papua tidak bergolak terlepas ada peringatan hari ulang tahun Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang jatuh pada 1 Desember.

“Alhamdulillah aman. Sebelumnya kebetulan saya sudah ke Papua, kita rangkul semuanya, jangan selesaikan masalah dengan kekerasan,” kata Sutarman seusai upacara peringatan HUT ke 63 Kepolisian Perairan dan Kepolisian Udara Baharkam Polri di Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Senin (2/12).

Jenderal bintang empat itu menegaskan bahwa Papua adalah bagian dari Indonesia, begitupun sebaliknya dimana Indonesia adalah milik orang Papua. Dengan demikian, tidak perlu ada lagi ada pendapat dan masyarakat bisa bersatu.

“Ini adalah Indonesia miliknya orang Papua. Papua miliknya orang Indonesia. Sama-sama membangun Papua,” ujarnya. Sebelumnya juga dilaporkan, situasi kamtibmas di Timika, Papua, sebelum dan setelah tanggal 1 Desember 2013 cukup aman tanpa terjadi hal-hal yang dapat menimbulkan keresahan warga setempat.

Sementara Kabag Ops Polres Mimika Komisaris Polisi Arnolis Korwa di Timika, Senin, mengatakan amannya situasi kamtibmas di Timika berkat dukungan seluruh pihak yang menginginkan Timika aman dan damai.

Beberapa warga yang ditemui sesaat hendak menuju kawasan pemancingan yang berlokasi di Distrik (kecamatan) Muara Tami, Jayapura, mengaku, tetap beraktivitas seperti biasa.

“Kami sekeluarga memang sudah berencana memancing di salah satu kolam pemancingan di Koya, Distrik Muara Tami, sehingga rencana tersebut tetap dilaksanakan,” kata Amirudin, warga Dok V yang ditemui sedang berbelanja makanan ringan, di Pasar Koya Barat.

Sementara itu, Kepala Polres Kota Jayapura, AKBP Alfred Papare, mengakui, walaupun situasi aman dan tidak ada kasus pengibaran bendera “bintang kejora”, anggotanya tetap berpatroli terkhusus dilokasi yang dianggap rawan.

“Kami tetap waspada sehingga status siaga belum dicabut,” jelas Papare.

Beberapa warga kota Mulia, ibu kota Kabupaten Puncak Jaya, mengaku, aktifitas masyarakat berlangsung normal, walaupun nampak sepi.

“Situasi kota yang berada di pedalaman Papua sepi karena ini hari libur (Minggu) dan umat Kristiani kegereja,” kata Martha, warga kota lama Mulia.

Kepala Polres Puncak Jaya, AKBP Marselis, mengaku hingga saat ini belum ada laporan baik tentang pengibaran bendera dan situasi masih kondusif.

“Mudah-mudah tidak ada kejadian menonjol, sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung normal,” kata Marselis.

“1 Desember tidak berpengaruh bagi masyarakat Papua, tetap melakukan kegiatan seperti biasa, hanya orang-orang yang masih dibuai mimpi saja yang memperingati HUT Papua merdeka” ucap salah seorang tokoh pemuda Papua Martinus W.

“bukan saatnya kita mempermasalahkan status politik Papua, karena sudah jelas Papua merupakan bagian dari Indonesia, jadi saatnya kita bangun Papua yang lebih maju dan sejahtera. Kalau bisa kita canangkan bahwa 1 Desember merupakan hari pembangunan Papua” imbuhnya.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s