Papua : Berantas Koruptor, Sejahterakan rakyat

korupsi

Kemiskinan di Papua penyebab utamanya adalah para Koruptor yang menjabat disana. Ketua BEM Uncen Paulus Numberi mengatakan, korupsi di Papua telah mencapai stadium tinggi, sehingga perlu penanganan tingkat tinggi yang didukung seluruh elemen masyarakat.
Pernyataan senada juga dilontarkan oleh Mincahel Rumaropen Aktivis Komunitas Adat Papua Anti Korupsi (Kampak) Papua yang konsen terhadap masalah korupsi. Minchael menambahkan aktivis Papua sangat sedikit yang bergerak di bidang pemberantasan korupsi ini, karena sering mendapat perlakuan semena-mena aparat keamanan yang dibayar mereka juga ancaman penculikan oleh OPM.
Begitu juga dengan mantan separatis yang menjabat dan terindikasi pelaku korupsi bahkan berani mengancam KPK.”Kalau KPK mengusut kasus kami, kami akan memerdekan diri” seperti ditirukan Wakil ketua KPK Zulkarnaen.
Jika Penyakit korupsi Papua sudah se-kronis ini maka pemerintah seharusnya menyatakan perang terhadap para pelaku koruptor disana. Jangan takut dengan ancaman mereka, karena kita negara berdaulat. Tidak ada negara di dunia satupun yang menghargai pelaku koruptor.
Para pelaku korupsi ini adalah para pejabat daerah dan pegawai yang memiliki akses terhadap pengelolaan keuangan negara. Mereka ini lah penyebab merajalelanya korupsi di Papua. Tujuan mereka jelas agar Kebijakan otonomi khusus tidak akan berjalan maksimal, bahkan terancam gagal. Otsus gagal, itulah tujuan para aktivis Papua merdeka, supaya ada alasan bagi mereka untuk meminta referendum ulang.
Nah, jelaslah bahwa ada keterkaitan antara OPM dengan pejabat pelaku korupsi. Jika OPM berdalih mereka tidak terlibat, maka seharusnya mereka membantu aparat pemerintah untuk menindak pelaku koruptor ini kalau perlu membunuh mereka satu persatu.
Sekali lagi jika benar tujuan OPM adalah untuk mensejahterakan rakyat papua, maka bukan zamannya lagi mereka menentang pemerintahan yang sah untuk menuntut kemerdekaan. Akan Lebih mulia mereka bersama pemerintah bekerjasama memberantas korupsi di Papua. Sehinagga Anggaran Pembangunan Daerah Papua dari pemerintah daerah dan pusat serta dari Freeport bisa sebesar-besarnya dipergunakan untuk membangun Papua.
Namun, jika OPM masih saja “ngeyel” menuntut merdeka, maka sudah dapat dipastikan mereka adalah kaki tangan para koruptor yang menyesengsarakan papua. Kalaulah saja indonesia melepas papua dapat dipastikan masyarakat papua akan bertambah sengsara karena diperintah oleh para pelaku koruptor dan para separatis itu.
Terakhir, saya menghimbau kepada teman-teman OPM yang benar-benar tulus ingin mensejahterakan masyarakat Papua kembalilah ke pangkuan ibu pertiwi, kita bangun papua bersama-sama. Kita berantas Koruptor bersama-sama !.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s