Pilpres 2014 di Papua Aman

papua13

Berbeda dengan situasi sebelum pelaksanaan Pemilihan Presiden (Pilpres), beberapa kelompok yang bersebrangan dengan Pemerintah berencana akan melakukan gangguan bahkan akan memboikot Pilpres, namun pada kenyataannya saat pelaksanaan Pilpres Papua tetap aman bahkan menunjukan trend positif terhadap pelaksanaan Pilpres dengan ditunjukannya partisipasi masyarakat yang cukup tinggi.
Gubernur Papua Lukas Enembe menyatakan, bahwa pelaksanaan pemilihan presiden di seluruh wilayah Provinsi Papua, terutama pada beberapa daerah rawan berjalan aman dan normal. “Saya sudah cek beberapa daerah rawan, seperti Kabupaten Puncak, Kabupaten Paniai, dan Kabupaten Puncak Jaya, sejak pagi ini hingga sore ini masih berjalan normal,” kata dia di Kota Jayapura, Papua, Rabu, 9 Juli 2014.

Menurut dia, masih beberapa daerah, terutama di beberapa distrik di wilayah pegunungan tengah Papua, seperti Kabupaten Yahukimo belum menerima logistiknya. Ini akibat faktor cuaca, sehingga penyaluran logistik ke daerah itu terhambat. “Tapi pelaksanaan pilpres saat ini tak terlalu rawan di Papua, diharapkan semua aman,” ujarnya. Namun pada Selasa, 8 Juli 2014, Bupati Kabupaten Yahukimo telah menyampaikan bahwa ada beberapa distrik di daerahnya yang belum bisa didrop logistiknya. “Mungkin akan menyusul besok atau lusa, tergantung cuaca juga,” kata dia.

selanjutnya, Lukas mengimbau kepada seluruh masyarakat Papua untuk bersama-sama mengawal dan mengamankan suara yang telah dipilih. Menurut dia, siapapun yang nantinya terpilih menjadi presiden Indonesia untuk lima tahun ke depan, apa yang sudah dirintis oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selama 10 tahun lalu bisa dilanjutkan.

Sementara, Kapolda Papua Inspektur Jenderal M. Tito Karnavian saat melakukan teleconference bersama Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di ruang kerja Gubernur Papua Lukas Enembe, menyatakan secara umum situasi Papua aman dan tidak ada kejadian yang berarti.
Daerah-daerah yang selama ini diberitakan rawan, seperti Kabupaten Lani Jaya, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Puncak, Kabupaten Nduga, Kabupaten Paniai, dan juga wilayah perbatasan RI Papua Nugini di Skow-Wutung, Kota Jayapura, yang sering terjadi gejolak, juga berlangsung dengan aman.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s