Klarifikasi Pemerintah PNG Terhadap Pemberitaan Media yang Provokatif

Pemerintah PNG mengecamPemerintah PNG (Papua Nuginie) mengecam atas pemberitaan yang bersifat provokatif dari beberapa media yang telah menyalah artikan pernyataan Perdana Menteri PNG Peter O’Neill terkait pernyataanya beberapa waktu lalu. “Kadang-kadang kita lupa keluarga kita sendiri, saudara-saudara kita sendiri, terutama di Papua Barat (Indonesia). PNG harus memimpin dalam diskusi matang di tingkat daerah tentang Papua Barat. Gambar kebrutalan muncul setiap hari di media sosial, namun kita tidak memperhatikan. Kami memiliki kewajiban moral untuk berbicara bagi mereka yang tidak diizinkan untuk berbicara. Kita harus menjadi mata bagi mereka yang ditutup matanya”, ujar O’Neill, pada 6 Februari 2015.

Pemerintah PNG menyayangkan adanya oknum yang memanfaatkan media lokal untuk mengabarkan pemberitan yang dapat menggangu keharmonisan hubungan Pemerintah RI-PNG yang telah sejak lama terjalin dengan baik. Pemerintah PNG tetap mendukung bangsa-bangsa Melanesia di Indonesia seperti di Maluku, Ambon dan Papua untuk tetap dalam bingkai NKRI. Sehingga dengan demikian hubungan kedua negara tetap terjalin dengan baik dalam bentuk bekerjasama bilateral di berbagai sektor pembangunan.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri PNG menyampaikan klarifikasi atas pemberitan yang dirilis oleh media lokal yang berbau provokatif dan menyalah artikan pernyataan PM PNG menerangkan bahwa “Pemerintah PNG menegaskan dukungan bagi kedaulatan teritorial Indonesia atas Papua dan Papua Barat” Ujar Rumbik Pato dalam klarifikasinya atas nama Pemerintah PNG. Rumbik juga menyampaikan bahwa adanya upaya ULMWP menjadi anggota MSG harus berdasarkan rekomendasi tertulis Pemerintah RI, selama itu tidak disertakan rekomendasi Pemerintah RI maka tindakan ULMWP merupakn tindakan illegal yang tidak dibenarkan dan ini akan menjadi pertimbangan di MSG, tegas Menlu PNG.

Klarifikasi Pemerintah PNG terkait pemebritaan yang berbau provokatif merupakan upaya untuk tetap menjaga hubungan baik dengan Pemerintah RI yang sebagian penduduknya juga merupakan bangsa Melanesia. Pemberitan klarifikasi tersebut juga dirilis dalam situs resmi http://www.radionz.co.nz sebagai media nasional yang dikenal objektif dan aktual memberitakan perkembangan di wilayah PNG dan Pasifik.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s