Pembiasan Makna Hari Buruh oleh Separatis Papua

656802_12502801052013_mhsw_papua_demo_merdekaDi Indonesia 1 Mei diperingati sebagai hari buruh atau biasa disebut may day. May day biasanya dijadikan momentum oleh para buruh untuk menyuarakan keinginan mereka dalam rangka peningkatan kelayakan hidup, yang biasanya dilakukan dengan demonstrasi atau unjuk rasa.

Menilik dari sejarahnya may day lahir dari berbagai rentetan perjuangan pekerja/buruh terutama yang terjadi pada negara-negara kapitalis di Eropa Barat dan Amerika Serikat. Pengetatan disiplin dan pengintensifan jam kerja, minimnya upah, dan buruknya kondisi kerja, menimbulkan perlawanan dari kalangan buruh.

Mogok pertama di Amerika Serikat terjadi pada tahun 1806 oleh pekerja Cordwainers. Pada tahun 1920 Indonesia juga mulai memperingati hari Buruh tanggal 1 Mei, diawali dengan keikutsertaan Ibarruri Aidit (putri sulung D.N. Aidit-tokoh Parti Komunis Indonesia-PKI) dalam peringatan Hari Buruh Internasional di Uni Soviet bersama ibunya, kemudian menghadiri pula peringatan Hari Buruh Internasional 1 Mei 1970 di Lapangan Tian An Men Republik Rakyat Cina (RRC).

Namun, sejak masa pemerintahan Orde Baru hari buruh tidak lagi diperingati di Indonesia, hal ini disebabkan semasa Soeharto berkuasa aksi untuk peringatan may day masuk kategori aktivitas subversif, kerana may day selalu dikonotasikan dengan ideologi komunis. Konotasi ini jelas tidak pas, kerana mayoritas negara-negara di dunia yang sebagian besar menganut ideologi nonkomunis juga menetapkan 1 Mei sebagai hari libur nasional.

Setelah era Orde Baru berakhir, walaupun bukan hari libur, setiap tanggal 1 Mei kembali marak dirayakan oleh para buruh di Indonesia dengan demonstrasi di berbagai kota. Menyikapi hal tersebut maka untuk meminimalkan segala resiko di tetapkanlah 1 Mei sebagai hari libur nasional. Penetapan hari buruh menjadi hari libur nasional ini pun dikuatkan dengan kepres no 24 tahun 2013, hal ini menjadi bukti kepedulian pemerintah terhadap kaum buruh.

Meski hakekatnya para buruh lebih butuh kesejahteraan ketimbang hari libur nasional, namun dengan berawalnya penetapan ini diharapkan menjadi penanda etikat baik untuk semua pihak baik dari pengusaha, pemerintah sebagai penengah dan juga para buruh sendiri. Sudah selayaknya kaum buruh dihargai dengan diberi upah yang memadai, fasilitas jaminan sosial yang baik, karena tanpa mereka kaum pemilik modal tidak akan pernah menjalankan usahanya. Akan tetapi kaum buruh pun harus berbenah diri untuk meningkatkan kualitas SDM dan keterampilan kerja sehingga penyedia lapangan kerja bisa menerima tuntutan buruh dengan baik.

Pemanfaatan tanggal 1 Mei sebagai ruang ekspresi diri kaum buruh tentu menjadi hal yang sangat dapat dipahami. Namun, pada kenyataannya peringatan Hari Buruh sering ditunggangi oleh kepentingan segelintir pihak yang mempolitisasi buruh untuk tujuan-tujuan tertentu yang pada akhirnya juga tidak membawa perubahan kesejahteraan yang lebih baik.

Kepentingan pihak tertentu ini dapat kita lihat hampir setiap tahun dan yang paling sering disuarakan oleh pihak-pihak ini adalah kebebasan untuk Papua bukan kesejahteraan buruh. Para pihak yang disebut kelompok Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) ini setiap tahunnya melakukan aksi unjuk rasa dalam peringatan hari buruh Internasional di titik-titik tertentu dengan jumlah massa buruh terbesar. Hal ini dilakukan oleh AMP untuk menyebarkan ideologi mereka dan memperoleh dukungan dari massa buruh untuk pembebasan Papua dari NKRI.

Diharapkan masyarakat dan para buruh tidak terprovokasi dengan kepentingan pihak AMP untuk mendukung pembebasan Papua. Seyogya 1 Mei dapat dimaknai sebagai hari buruh untuk menyampaikan aspirasinya tanpa ada kepentingan-kepentigan di dalamnya.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s