Partai Kemerdekaan West Papua : Hanya Lelucon !!!

PARTAI KEMERDEKAAN WEST PAPUAPerjuangan kemerdekaan Papua atas Indonesia menggunakan berbagai cara, namun terdapat usaha perjuangan Papua yang terkesan lelucon dan hanya digunakan sebagai ajang mencari uang saja oleh kelompok separatis Papua. Paul Madden (Diplomat Australia) sebagai Ketua Partai Politik Kemerdekaan West Papua mempunyai kepentingan sendiri mendukung secara politik kemerdekaan West Papua, karena Paul Madden meyakini bahwa kemerdekaan Timor Leste terwujud dengan dukungan Australia. Lelucon yang dibentuk adalah pembentukan Partai Kemerdekaan West Papua di Perth Australia.

Partai yang dibentuk ini bukanlah Partai selayaknya Partai politik yang ada di Indonesia. Partai disini hanya berupa gerakan kelompok separatis Papua di Australia yang difasilitasi oleh Partai Hijau (Green Party) untuk bersaing dengan Partai Liberal di Australia dalam mengikuti pemilihan umum federal Australia yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat ini, karena Partai Hijau (Green Party) dan Partai Buruh merupakan partai oposisi dari pemerintah Australia. Australia yang saat ini dipimpin oleh Partai Liberal masih mendukung Papua sebagai bagian dari NKRI. Selain itu, gerakan Partai kemerdekaan West Papua hanya digunakan sebagai ajang penggalangan dana oleh kelompok separatis Papua di Australia, hal tersebut di buktikan dengan pemberian syarat bagi anggota baru untuk memberi sumbangan sebesar AUS$1 atau setara Rp10.000 sebagai biaya pendaftaran menjadi anggota partai baru ini. Dalam formulir ini dinyatakan bahwa siapa saja yang mau bergabung dengan partai baru ini harus mengakhiri keanggotaannya dengan partai politik lain.

Tampak bahwa adanya perbedaan pandangan antar partai di Australia mempengaruhi perjuangan kemerdekaan Papua. Tonny Abbott yang berasal dari Partai Liberal telah menyerahkan mengenai masalah Papua termasuk permasalahan HAMnya ditangan Indonesia. Namun, Partai hijau masih ikut campur membantu kelompok separatis Papua di Australia, sehingga beberapa aktor non-negara dari Australia dan komponen pemerintahan sendiri terlibat dalam mendukung gerakan separatisme di Papua. Sesuai dengan konsep kedaulatan negara, negara lain tidak berhak ikut campur dalam urusan negara lain. Australia sebagai negara tetangga Indonesia yang juga memiliki hubungan bilateral yang baik dengan Indonesia sudah seharusnya mematuhi kedaulatan Indonesia, termasuk Papua. Namun, sikap pemerintah Australia seperti hubungan bilateral dengan Indonesia yang pasang surut, mengalami inkonsistensi dalam menyikapi persoalan Papua. Walau, pernyataan resmi dari Pemerintah Australia selalu mendukung kedaulatan Indonesia, komponen pemerintah Australia justru berpandangan dan bertindak tak sejalan dengan hal itu.

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s