Kereta di Papua, Indikator Kemajuan Daerah

Memerintah-Membangun-Jalur-Kereta-Api-Papua-Sepanjang-400-KM

IMG SRC

Pembangunan rel di Papua yang telah diresmikan Pak Jokowi akan membuat Papua menjadi wilayah yang akan segera maju. Pastinya nanti akan banyak pendatang orang-orang dari seluruh Indonesia bisa mengadu nasib di Papua untuk ikut membangun bumi Indonesia paling timur itu. Betapa nantinya harga sayur-mayur dan lauk-paukan serta sembako lainnya yang tadinya diangkat pakai pesawat terbang bisa murah harganya karena diangkut dengan kereta api cepat ke pelosok Papua.

Oleh karena itu, Pemerintah memiliki masterplan pengembangan jaringan perkeretaapian nasional di luar Pulau Jawa. Salah satu jalurnya Provinsi Papua Barat dan Papua. Proyek tersebut akan dibiayai Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Di bawah komando Presiden Joko Widodo (Jokowi), proyek kereta pertama di Pulau Papua ini sedang memasuki fase studi kelayakan atau feasibility study.

Kebutuhan dana proyek kereta Papua untuk rute Sorong sampai Manokwari ini diprediksi mencapai Rp 10 triliun. Dana tersebut akan dipakai membiayai pembangunan infrastruktur kereta 300-400 kilometer (km), yang menembus perbukitan dan pegunungan yang ada di Provinsi Papua Barat.

Proyek yang rencananya dibiayai oleh Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) itu, dipandang sebagai terobosan pengembangan jaringan perkeretaapian di luar Jawa. Angkutan massal berbasis rel ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas di luas Jawa seperti Papua.

Proyek pembangunan jaringan kereta api di Pulau Papua diperkirakan baru akan dimulai pada 2017 mendatang. Proyek kereta di Papua akan masuk tahun anggaran 2017. Sedangkan studi pembangunan kereta api di Papua dilakukan mulai tahun ini. Tahap selanjutnya yakni pembebasan lahan, baru kemudian mulai dilakukan pembangunan. Rencananya, pembangunan dilakukan secara bertahap. Menurut Jonan, pembangunan ketera api di Papua ini tidak membelah gunung.

Lebih lanjut, Kepala Dinas Perhubungan Papua Yusuf Yambe Yabdi di Jayapura, menyatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua sudah mulai menyurvei ketepatan jalur (trase) kereta api (KA) yang akan dibangun sebagai solusi dari permasalahan distribusi logistik di kawasan pegunungan Papua. Ia mengungkapkan, selain menggunakan dana anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), pembangunan rel kereta api juga bersumber dari dana anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), yaitu untuk jalur Jayapura – Sarmi.

Yusuf menyatakan, Pemprov Papua berkeinginan agar peresmian rel kereta api Jayapura-Sarmi bisa segera dilakukan sebelum masa pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) 2014-2019 berakhir.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan, realisasi pembangunan rel kereta api (KA) di Provinsi Papua sedang memasuki tahapan studi kelayakan (feasibility study/FS) dan selesai paling lambat September 2015. (NEZ)

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s